Surat Resmi DPR Bikin Fadli Zon Bisa Masuk Medaeng untuk Ketemu Dhani

Kedatangan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon ke Rutan Medaeng Rabu malam (20/2) sedikit mengherankan. Pasalnya, Fadli datang di luar jam besuk tahanan, sekitar pukul 18.15 WIB.



Sebagai informasi, untuk pengunjung umum yang ingin menjenguk tahanan di Medaeng pada hari Senin-Sabtu berlangsung mulai pukul 08.30-11.00 WIB. Khusus untuk Jumat berlangsung pukul 08.30-10.30 WIB.

Rutan Medaeng juga menerapkan aturan khusus terkait waktu kunjungan penasehat hukum atau advokat yang ingin mengunjungi kliennya. Pengacara bisa mengunjungi Medaeng pada pukul 09.00-15.00 WIB. Khusus Jumat, Minggu, dan Hari Libur Nasional kunjungan ditiadakan. Seluruh aturan tersebut tertempel secara tertulis di area depan Rutan Medaeng.

Fadli sendiri mengaku, dirinya bertandang malam hari karena ingin mengetahui kondisi rutan. Namun dia juga tidak menampik kalau ingin bertemu dengan Ahmad Dhani.

"Kunjungan saja. Ya, sekaligus (besuk Ahmad Dhani, Red)," tuturnya saat ditanya wartawan soal maksud dan tujuannya mendatangi Medaeng malam hari.

"(Dalam rangka apa?) Kunjungan saja. (Kunjungan kerja DPR RI?) ya. (Besuk Ahmad Dhani?) sekaligus," kata Fadli di Rutan Medaeng, Rabu (20/2).

Merespons jam kedatangan Fadli Zon tersebut, Kepala Pengamanan Rutan Medaeng Andi Surya mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari DPR RI. Fadli memang melakukan kunjungan kerja.

"Karena ada surat resmi dari DPR RI. Nggak mungkin kami tolak kan," kata Andi.

Ditanya soal materi kunjungan Fadli Zon tentang kapasitas kamar sel, Andi mengakui bahwa kondisi Medaeng memang sudah over capacity. Andi mencontohkan Ahmad Dhani yang kini mendekam di sel blok D. Sel tersebut over capacity. Selain itu, tidak ada fasilitas apapun kecuali kamar mandi.

"Idealnya dengan ukuran (sel) 2x4 itu kapasitas 5 (narapidana). Nggak ada fasilitas. Kalau Dhani, di blok D," ucapnya.

Ditanya apakah Fadli diperbolehkan bertemu dengan Ahmad Dhani atau tidak, Andi tidak bisa memastikannya.

"Saya kurang tahu. Tergantung pimpinan atas (Karutan, Red). Kalau dikasih izin, ya berarti boleh," ungkapnya.

Kunjungan di luar jam besuk itu juga dilakukan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Senin lalu (19/2). Andi menegaskan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Pemenangan dan Pengamanan Prabowo.

"Kalau pak prabowo memang sudah schedule dari sana untuk koordinasi," ungkapnya.

Berbeda dengan putra Ahmad Dhani, Al Ghazali. Andi mengaku tidak menerima surat izin apapun dari pihak keluarga. Meski, dirinya tahu Al sebenarnya berencana membesuk ayahnya, Rabu, pukul 13.00 WIB. Namun Al batal bertemu ayahnya hari ini karena jam besuk sudah lewat. Dia bakal ke Medaeng, Kamis (21/2).

"Nah kalau Al Ghazali kurang tahu. Tapi nggak ada (surat izin)," ucap Andy.

SUMBER
loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close

-->