Duh, Kok Bisa! Mobil Dinas Wali Kota Singkawang Tak Bayar Pajak

Mobil dinas berplat KB 1 C, KB 2 C dan KB 6 C seharusnya membayar pajak pada 5 Februari 2019. Namun, posting-an di Facebook yang diunggah akun Opini Singkawang, Kamis (7/3) malam, tiga mobil dinas tersebut belum membayar pajak.



Dikonfirmasi mengenai screencapture posting-an di media sosial tersebut, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Sutiarto mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Bagian Keuangan Setda Kota Singkawang.

"Sudah, katanya dibayar Kamis (7/3), karena ini kan dibayar nontunai yang masuk ke rekening penampungan di Samsat," ujarnya, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Selasa (12/3).

Setiap awal tahun, kata Sutiarto, Setda memang tidak memiliki persediaan uang kas. "Yang jelas intinya kami selesaikan," tegasnya.

Penjelasan serupa disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pendapata Daerah (UPTPD) Kota Singkawang, Robertus Putra. Ia mengatakan, sejumlah mobil dinas di Pemkot Singkawang memang belum membayar pajak, termasuk kendaraan dinas kepala daerah.

"Iya benar belum bayar, sudah kami cek," ujar  Robertus Putra.

Dia menyarankan, bagian di Setda Kota Singkawang mengurus pembayaran pajak kendaraan, lantaran hal ini berkaitan langsung dengan teladan yang mesti diberikan kepada masyarakat.

Kendaraan dinas nomor polisi KB 1 C, jelas Robertus, adalah kendaraan yang digunakan Wali Kota Singkawang, KB 2 C digunakan Wakil Walikota Singkawang, dan plat KB 6 C digunakan Sekda Kota Singkawang.

Tertera total pokok dan denda mobil dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota, masing-masing harus membayar Rp 4.480.000. Sementara mobil dinas Sekda Rp 4.480.800.

"Mobil dinas Pemkot yang belum bayar pajak, tadi siang sudah dibayar pajaknya," ujar Robertus Putra.

SUMBER
loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close

-->