Kampanyekan Prabowo, Politikus Partai Gerindra Ini Ngaku Disoraki

Memasuki masa kampanye terbuka, politikus Partai Gerindra Andre Rosiade mengalami hal yang tidak mengenakan saat mengunjungi masyarakat di daerah. Pasalnya, juru bicara pasangan capres nomor urut 01 itu, sempat disoraki oleh massa yang diduga dari kubu rival.



Kejadian itu terjadi saat dirinya ada di  Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Ia menuding, penghadangan itu dilakukan oleh puluhan pendukung yang memakai pakaian Jokowi-Ma'ruf.

Pada Minggu (24/3), Andre menyampaikan telah menjadwalkan kunjungan ke sejumlah pasar di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Di antaranya, Pasar Senggol Koto Agung Sitiung, Pasar Koto Baru, dan Pasar Pulau Punjung dan Pasar Sungai Rumbai.

"Di tiga pasar yakni Pasar Senggol Koto Agung Sitiung, Pasar Koto Baru, dan Pasar Pulau Punjung, sambutannya positif. Banyak masyarakat yang mengelukan Pak Prabowo," kata Andre kepada JawaPos.com, Minggu (24/3).

Namun, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu mendapatkan perlakuan berbeda saat mengunjungi Pasar Sungai Rumbai. Andre bercerita ada puluhan pendukung Jokowi yang menyoraki dirinya.

Andre menduga, mereka disuruh oleh Bupati Dharmasraya yang merupakan kader PDIP Sutan Riska. "Mereka berteriak-teriak dan mencoba mengusir saya. Serta mengintimidasi masyarakat dan pedagang pasar untuk memilih Jokowi," tuturnya.

Di sisi lain, Andre menyatakan, dirinya tenang menanggapi perlakuan tersebut. Ia menyebut, pihak kepolisian dan Bawaslu menegaskan bahwa pendukung Jokowi ini tidak mengantungi Izin untuk melakukan pelarangan tersebut.

"Perilaku kubu Jokowi dan Sutan Riska ini sangat menyedihkan. Ini bukan budaya Minangkabau. Orang Minang tidak pernah melakukan budaya politik preman ini," pungkasnya.

SUMBER
loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close

-->