Postingan Arie Untung dan Taqy Malik soal Video Penembakan New Zealand Dihapus

Arie Untung hingga Taqy Malik sempat memposting video penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru. Postingan itu sempat di-report oleh netizen dan mendapat teguran.



Salah satu teguran soal video disampaikan oleh penulis Ika Natassa. Dia menyebut tak seharusnya video penembakan itu disebarluaskan.

"Kalau kalian menemukan akun yang share video penembakan teroris di Christchurch, termasuk di IG taqy_malik dan ariekuntung, langsung di-report aja sebagai inappropriate. Terrorists want this video to be viral to spread fear. Kita jangan jadi bego ikut-ikutan menebarkan yang mereka inginkan," tulis Ika di Twitter, Jumat (15/3/2019).

Taqy pun buka suara soal postingan video yang dihapus. Dia mengatakan tujuannya memposting video itu untuk menunjukkan siapa teroris sebenarnya.

"Dihapus IG. Tadi ada yang komen report postingan gue soalnya. Sebenarnya, postingan itu tujuannya hanya ingin memperlihatkan 'siapa teroris sesungguhnya'. Tapi ya sudahlah. Ambil hikmahnya. Tadi saya juga nanya ke ibu yang rumahnya di samping masjid tersebut, beliau tidak mempermasalahkan postingan itu," tulis Taqy di Instagram Stories.

"Tapi yang pada ribut malah kita. Hujat sana sini hanya karena soal postingan. Yang terpenting doain buat saudara kita di sana, mudah-mudahan Allah jaga umat muslim di sana," lanjutnya.

Sementara postingan Arie Untung juga sudah tak terlihat lagi. Dia menggantinya dengan postingan berlatar belakang hitam dengan tulisan 'Pray For Christchurch'.

SUMBER
loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close

-->